Kembali ke Website

Dari Kapal Perang ke Tawon Besi: 140 Tahun Piaggio di Pontedera

Dari Kapal Perang ke Tawon Besi: 140 Tahun Piaggio di Pontedera

Bro, kalau denger nama Piaggio pasti langsung kepikiran Vespa. Tapi tau nggak, perusahaan ini umurnya jauh lebih tua dari skuternya? Piaggio berdiri tahun 1884 di Sestri Ponente, dekat Genoa — dan bisnis pertamanya adalah perlengkapan kapal! Dari kapal merambah ke lokomotif dan gerbong kereta, lalu pas Perang Dunia I jadi produsen pesawat skala besar. Pokoknya apa aja yang punya mesin, mereka garap. Tahun 1924, Rinaldo Piaggio mindahin markas ke Pontedera, Tuscany — dan di situlah pabriknya kena bom Sekutu sampai rata pas Perang Dunia II. Dari reruntuhan itulah Enrico Piaggio, anak Rinaldo, mutusin banting setir total: bikin kendaraan murah buat rakyat banyak di Eropa yang lagi bangkit. Hasilnya? Vespa 1946, rancangan insinyur aeronautika Corradino D'Ascanio. Langsung ludes di Eropa Barat, dan pemiliknya fanatik-fanatik. Kesuksesan Vespa bikin Piaggio melebarkan sayap: tahun 1959 perusahaan ini diakuisisi keluarga Agnelli, pemilik FIAT, lalu tahun 1969 mereka nyaplok Gilera — pabrikan motor legendaris yang langganan juara dunia. Sampai sekarang Piaggio tetap jadi produsen kendaraan roda dua terbesar di Eropa. Jejak 140 tahun itu diabadikan di Museum Piaggio di Pontedera — bekas bengkel perkakas pabrik yang nyimpen pesawat Piaggio P148, kereta diesel, sampai ratusan Vespa legendaris. Buat gue, museum kayak gini wajib masuk bucket list biker Indonesia yang mampir ke Italia, bro. Lihat langsung tempat lahirnya si tawon — itu kayak ziarah ke kiblatnya pecinta motor klasik. Siapa tahu suatu hari komunitas kita bisa touring ke sana bareng-bareng! Sumber: ERIH (European Route of Industrial Heritage) — https://www.erih.net/i-want-to-go-there/site/piaggio-museum Sumber: ERIH (European Route of Industrial Heritage) — https://www.erih.net/i-want-to-go-there/site/piaggio-museum

Bagikan: