Kembali ke Website

Dilelang Rp3,2 Miliar: Kisah Motor Produksi Massal Pertama di Dunia

Dilelang Rp3,2 Miliar: Kisah Motor Produksi Massal Pertama di Dunia

Bro, ada motor berumur 130 tahun yang harganya Rp3,2 miliar. Bukan karena berlapis emas, bukan karena bertabur berlian — tapi karena dia adalah motor produksi massal pertama di dunia. Namanya Hildebrand & Wolfmüller, lansiran 1894. Ceritanya dimulai dari kakak-beradik Heinrich dan Wilhelm Hildebrand, yang awalnya berkutat di mesin uap dan sepeda. Mereka banting setir ke mesin bensin, dibantu Alois Wolfmüller dan mekaniknya Hans Geisenhof. Hasilnya: mesin kembar paralel 4-tak berpendingin air berkapasitas 1.488 cc — unit tenaga terbesar yang pernah nempel di motor saat itu — bertenaga 2,5 hp dengan top speed 48 km/jam. Dari mesin inilah istilah 'motorrad' lahir dan dipatenkan pada Januari 1894. Tampangnya sih masih mirip sepeda biasa — jok, stang, rangka, pelek — bedanya ada mesin yang nongkrong di tengah sasis. Di tahun yang sama mereka mendirikan pabrik Motofahrrad-Fabrik Hildebrand & Wolfmüller di Munich, dan pengumumannya disambut antusias. Bengkel-bengkel kecil ramai memproduksi suku cadang, desainnya pun dilisensikan ke perusahaan Prancis Duncan, Superbie et Cie yang memasarkannya sebagai 'La Petrolette'. Enam unit dipamerkan di Paris Motor Salon pertama Desember 1895, dan sekitar 50 unit terkirim tahun 1896. Tapi sayang — awal 1897 pabriknya runtuh. Pembeli kecewa berat karena motornya susah distarter. Unit yang sudah terlanjur diproduksi akhirnya terbengkalai begitu saja. Yang tersisa tinggal segelintir dan kini jadi koleksi penting museum: Deutsches Zweirad-Museum di Neckarsulm, Museum Sains di London, Museum Henry Ford di Detroit, dan museum motor di Moers, Jerman. Satu unit berkode produksi paling awal — nomor rangka 619, nomor mesin 69 — laku $212.000 atau setara Rp3,2 miliar di rumah lelang Bonhams Paris. Unit itu sempat berpindah tangan dari kolektor Spanyol Carlos Garriga sejak 1990, kondisinya nyaris orisinal, cuma ban dan tali karetnya yang diganti biar tetap bisa dipakai sesekali. Pelajaran dari kisah ini nendang banget, bro: jadi yang pertama belum tentu jadi yang menang. H&W tumbang, tapi jejaknya jadi fondasi semua pabrikan yang kita cintai hari ini. Dan buat anak klasik Indonesia, ini pengingat manis — rawat baik-baik motormu, siapa tahu seabad lagi dilelang miliaran juga. Sumber: Oto.com — https://www.oto.com/artikel-feature-motor/sejarah-singkat-sepeda-motor-produksi-tertua-di-dunia-yang-terjual-rp32-miliar?amp=1 Sumber: Oto.com — https://www.oto.com/artikel-feature-motor/sejarah-singkat-sepeda-motor-produksi-tertua-di-dunia-yang-terjual-rp32-miliar?amp=1

Bagikan: