Sidecar Lahir dari Lomba Koran: Perjalanan 130 Tahun Motor Gandengan

Awal mula sidecar ternyata absurd sekaligus romantis, bro. Tahun 1885, seorang pembuat sepeda bernama G. W. Pressey bikin kursi yang dipasang di atas satu roda, lalu ditempel ke sepedanya. Namanya Kirk — tujuannya simpel: biar bisa jalan-jalan elegan bareng istrinya. Dari situ idenya terus berkembang. Titik baliknya datang tahun 1893, waktu sebuah koran Perancis bikin sayembara: siapa yang bisa menemukan cara paling nyaman dan elegan buat boncengin penumpang? Waktu itu perempuan nggak lazim duduk ngangkang di belakang rider, bro. Tiga konsep masuk — forecar (penumpang di depan), trailer-car (penumpang ditarik di belakang), dan sidecar rancangan perwira tentara Perancis bernama Jean Bertoux. Sidecar yang menang. Tahun 1903, W. J. Graham dari Inggris mematenkannya, dan sejak itu pabrikan mulai berlomba bikin model masing-masing. Yang paling bikin sidecar meledak justru perang. Tahun 1915 Harley-Davidson bikin sidecar pertamanya, saking populernya sampai dibeli tentara Amerika buat bawa senapan mesin — salah satu misinya ngejar revolusioner Meksiko Pancho Villa, karena motor bersidecar ringan dan lincah di padang pasir. Di dua perang dunia, sidecar jadi tulang punggung: angkut pasukan cepat di segala medan, bawa senjata, bahkan evakuasi tentara yang terluka. Jerman, Amerika, Italia, Soviet — semua pakai. Habis perang, sidecar masuk masa keemasannya di tahun 1950-an. Lebih murah dari mobil, bisa angkut satu keluarga — pas banget buat ekonomi yang masih seret. Film-film ikut mempopulerkannya, dari adegan legendaris Marx bersaudara sampai Cary Grant yang nabrak tumpukan jerami. Tapi begitu mobil makin murah dan kecil, konsumen pindah ke roda empat. Pabrikan sidecar terbesar dunia, Steib di Nuremberg, produksinya anjlok dari 50 unit sehari tahun 1955 jadi sepersepuluhnya setahun kemudian, dan akhirnya tutup total tahun 1965. Sekarang sidecar susah ditemui di jalan, tapi justru jadi barang koleksi vintage dan ikon sinema — ingat Indiana Jones kabur dari Nazi naik BMW bersidecar? Di Italia bahkan ada museum khusus sidecar di Cingoli, menyimpan unit Peugeot dan Triumph tahun 1904–1910. Dan buat yang penasaran pengin punya, Ural — pabrikan yang bikin motor sidecar sejak 1940 — masih eksis sampai hari ini. Sejarah panjang yang membuktikan: sidecar nggak pernah benar-benar mati, dia cuma naik kelas jadi legenda. Sumber: On The Road Trends — https://www.ontheroadtrends.com/history-of-the-sidecar/?lang=en Sumber: On The Road Trends — https://www.ontheroadtrends.com/history-of-the-sidecar/?lang=en