Sprint & Sprint Veloce: Duo Kencang Era 70-an yang Diburu Kolektor

Era 70-an punya jagoannya sendiri di dunia Vespa: Sprint 150. Produksinya jalan dari 1965 sampai 1979, dan di tengah jalan lahir sang adik yang lebih galak — Sprint Veloce (1969–1979). Keduanya sempat barengan diproduksi selama lima tahun, tapi Veloce jelas bukan sekadar Sprint pakai nama baru. Dapur pacunya di-upgrade serius: dari 2 lubang transfer jadi 3, rasio kompresi naik dari 7,5:1 ke 7,7:1, karburator digedein ke 20/20, dan knalpotnya dibikin lebih besar sampai suaranya beda karakter. Hasilnya, top speed nyentuh 97 km/jam — kencang buat ukuran skuter klasik! Tampangnya juga beda: lampu depan bulat 130mm berbingkai krom, speedometer clamshell putih sampai 120 km/h, lampu belakang kotak gede, dan logo heksagonal yang nggantiin logo P/ lama. Soal warna, Veloce paling seru: Piaggio ngikutin semangat flower generation dengan warna-warni cerah yang ganti tiap tahun — dari silver metalik, biru, merah, sampai hijau ascott dan biru marine. Buat pasar Amerika, Veloce yang diekspor setelah 1973 wajib pasang lampu sein biar lolos aturan sana. Nah, fakta unik: Bajaj Chetak dari India itu basically duplikat Sprint, makanya suku cadangnya sampai sekarang masih gampang ditemuin. Buat bro yang demen restorasi, Sprint Veloce itu incaran empuk kolektor — suku cadang melimpah, dokumentasi nomor seri (VLB1T) rapi, dan tiap tahun produksi punya warna khasnya sendiri. Kopdar bawa Veloce orisinal warna merah 72? Dijamin jadi pusat perhatian. Sumber: Vespa Tua — http://derascooterist.blogspot.com/2012/10/sejarah-vespa-px-dan-sprint.html Sumber: Vespa Tua — http://derascooterist.blogspot.com/2012/10/sejarah-vespa-px-dan-sprint.html